ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL PD TWISTER
BAB I
PENDAHULUAN
Setiap masalah dalam perusahaan pasti mempunyai kepentingan dalam menentukan harga pokok, menganalisa perubahan biaya dalam batas kapasitas produksi normal.Konsep penentuan harga pokok sangat diperlukan oleh setiap manajemen dalam perusahaan, oleh karena itu hal ini tentu akan bertujuan pada pengendalian & keputusan perusahaaan dalam memperoleh keputusan maksimal.
Berdasarkan latar belakang tersebut maka dalam penulisan ilmi penulis mengambil judul ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL BAJU PADA PD TWISTER.
1.2 Rumusan masalah
- Bagaimana perhitungan harga jual produk pada PD TWISTER
- Batasan masalah
penulis membatasi masalah pada penentuan harga jual.
1.3 Tujuan penelitian
1. Untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi yang digunakan PD TWISTER
1.4 Metode penelitian
Untuk dapat memeberikan data yang menunjang penulisan pada objek penelitian, maka pada pembuatan penelitian ini harus menggunakan tehnik pengumpulan data dan jenis data.
1.4.1 Tehnik pengumpulan data
1.Penelitian lapangan
Penelitian ini di maksudkan untuk memperoleh data primer yang diperlukan Sistematika penulisan.
Penulisan ilmiah ini terdiri dari 5 bab
Pada bab ini penulis menguraikan tentang :
Bab I : PENDAHULUAN
1.2 Latar belakang masalah
1.3 Rumusan masalah
1.4 Tujuan penelitian
1.5 Metode penelitian
Bab II : LANDASAN TEORI
Penelitian harga dengan metode variable costing serta penyajian laporan rugi laba.
Bab III : GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
Dalam bab ini menguraikan secara singkat tentang perusahaan.
Bab IV : PEMBAHASAN
Dalam bab ini penulis menghitung harga jual produk pada PD TWISTER.
Bab V : PENUTUP
Dalam bab ini memuat kesimpulan serta saran berdasarkan pembahasan yang di lakukan.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Penentuan harga pokok produksi dengan metode full costing dan penyajian laporan rugi laba.
Menurut LM Samryn, “Full costing adalah metode penentuan harga pokok yang memperhitungkan semua biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan overhead tanpa memperhatikan perilakunya.”
Metode Full Costing
Harga Pokok Produksi :
Biaya bahan baku Rp.
Biaya tenaga kerja langsung Rp. xxx.xxx
Biaya overhead pabrik tetap Rp. xxx.xxx
Biaya overhead pabrik variabel Rp. xxx.xxx
Harga Pokok Produk Rp. xxx.xxx
Dengan menggunakan Metode Full Costing,
Penyajian Laporan Laba Rugi
Laporan Laba-Rugi
( Metode Full Costing )
Hasil penjualan Rp.Xxx.xxx
Harga pokok penjualan Rp.Xxx.xxx -
Laba Bruto Rp.Xxx.xxx
Biaya administrasi dan umum Rp.Xxx.xxx.
Biaya pemasaran Rp.Xxx.xxx -
Laba Bersih Usaha Rp.xxx.xxx
BAB IV
Perhitungan Harga jual
Metode Full Costing
Harga Pokok Produksi :
Biaya bahan baku Rp. 30.000
Biaya tenaga kerja langsung Rp. 10.000
Biaya overhead pabrik tetap Rp. 10.000
Biaya overhead pabrik variabel Rp. 10.000
Harga Pokok Produk Rp. 40.000
Dengan menggunakan Metode Full Costing,
Penyajian Laporan Laba Rugi
Laporan Laba-Rugi
( Metode Full Costing )
Hasil penjualan Rp.70.000
Harga pokok penjualan Rp.50.000 -
Laba Bruto Rp.20.000
Biaya administrasi dan umum Rp.10.000
Biaya pemasaran Rp.5000 -
Laba Bersih Usaha Rp.25.000
BAB V
PENUTUP
Demikian penelitian ilmiah tentang harga jual produk dengan metode full costing yang saya buat ini semoga bermanfaat bagi kita semua.
Kesimpulan
Dengan menggunakan Metode Full Costing,
1. Biaya Overhead pabrik baik yang variabel maupun tetap, dibebankan kepada produk atas dasar tarif yang ditentukan di muka pada kapasitas normal atau atas dasar biaya overhead yang sesungguhnya.
2. Selisih BOP akan timbul apabila BOP yang dibebankan berbeda dengan BOP yang sesungguh- nya terjadi.
DAFTAR PUSTKA
1.LM Samryn
2.www.wikipedia.com
BLOGROLL
WordPress.com
WordPress.org
Tidak ada komentar:
Posting Komentar