Disebuah organisasi misalnya OSIS atau organisasi apapun perlu mengadakan RAKER (Rapat Kerja) sebagai wadah untuk membahas agenda dan program-program organisasi tersebut yang harus dijalankan. Briefing pun harus diadakan untuk membahas masalah-masalah yang ada.
Di suatu ketika organisasi ini sedang mengadakan RAKER (Rapat Kerja). Kemudian dari setiap divisi atau departemen persentasi untuk mengeluarkan ide-idenya. Namun setelah seluruh divisi atau departemen mempersentasikan ide-idenya, ada ide dari salah seorang yang memang tidak bisa diterima oleh sebagian besar pengurus yang ikut RAKER. Akhirnya orang ini justru walkout dari rapat. Walkout yaitu meninggalkan sebuah rapat atau pertemuan dengan sengaja dan tiba-tiba walaupun rapat atau pertemuan belum ada hasilnya dan belum selesai. Hal ini terjadi karena ide yang ia keluarkan tidak bisa diterima oleh sebagian besar anggota yang hadir pada saat rapat atau pertemuan dilaksanakan.
Dan solusi yang pas untuk masalah ini adalah kembali kepada pribadi orang tersebut. bahwa ia harus lebuh mengerti bahwa yang berorganisasi itu mereka yang bersosial bukan individual. Jadi bagi mereka yang idenya tidak bisa diterima oleh orang lain, harus bisa menerima apapun keinginan sebagian besar anggota yang lain. Hal ini demi kemajuan dan kesolitan organisasi tersebut.
Keputusan yang bisa diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu idenya tetap tidak bisa diterima dan disetujui walaupun dia walkout. Dan biasanya setelah RAKER selesai diadakan semacam evaluasi tentang pelaksanaan rapat. Pada bagian evaluasi inilah dibahas masalah orang tersebut. Apabila orang tersebut masih tetap keras kepala, jalan satu-satunya yaitu mengeluarkan orang ini dari organisasi. Karena dalam sebuah organisasi tidak dibutuhkan orang yang individualismenya tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar